Doa: turunkanlah azab bagi si Fulan karena kezalimannya,
apakah boleh dilakukan?
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh...
Semoga kita senantiasa dalam lindunganNya...
ukhtifillahrahimakumullah...
Banyak orang yang mungkin sakit hati karena di zalimi atau
merasa terzalimi hingga membuat ia berdoa; “Ya Allah, berikanlah azab bagi si
Fulan karena kezalimannya...”.
Lalu apakah boleh dilakukan/ berdoa demikian...?
Ukhtifillahrahimakumullah...
Allah SWT. berfirman:
Artinya:
” Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam
urusan mereka itu[227] atau Allah menerima taubat mereka,
atau mengazab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim. Kepunyaan
Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada
siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang”. (TQS. Ali Imran {3}: 128-129)
[227]. Menurut riwayat Bukhari mengenai turunnya ayat ini,
karena Nabi Muhammad s.a.w. berdoa kepada Allah agar menyelamatkan sebagian
pemuka-pemuka musyrikin dan membinasakan sebagian lainnya.
Dari ayat-ayat di atas dapat di ambil kesimpulan, bahwa kaum
muslimin tidak boleh berdoa untuk mendatangkan azab, karena itu menjadi hak
priogratif bagi Allah SWT.
Kita juga tidak pernah tahu kapan hidayah itu datang, hanya
Allah yang berhak menentukan hidayah bagi orang-orang yang dikehendakinya.
Dan bisa jadi orang-orang yang zalim-pun telah bertobat dan
mendapatkan hdayah dariNya.
Jika Ia berkehendak dan
pastinya Allah akan merunkan azab bagi orang yang zalim.
Jika kita berpikir lebih dalam lagi, maka sebenarnya Allah SWT. ingin
mengajari Rasulullah Saw. cara berdakwah
dengan sikap sabar.
Allah SWT berfirman:
“...Innalaha ma’ashabiriin”. (TQS. AL Baqarah {2}: 153)
Artinya:
“...Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”.
“...Dan Allah
menyukai orang-orang yang sabar...”
Semoga
CafetaIslamRia menjadi pintu hidayah, dan kita-pun menjadi orang-orang yang
mengikuti Allah dan RasulNya untuk menjadi insan yang menang (Lihat HR. MUSLIM).
Amin ya Rabb...
Wallahua’lambishawab
Wassalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakaatuh...
By
NR

Tidak ada komentar:
Posting Komentar