Selasa, 02 Januari 2018

***CafetaIslamRia***49***



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,,,
Semoga semuanya selalu dalam lindunganNya,
Sekarang sudah masuk tahun baru masehi, pasti banyak yang ngerayain untuk penyambutannya,

Tapi sebelum kita merayakan tahun baru masehi,
Maka akan sangat bagus jika kita mengetahui terlebih dahulu bagaimana sih aktifitas dan berbagai perlengkapan dan atau peralatan yang digunakan didalam merayakan tahun baru masehi ?
Nah untuk hal ini, CafetaIslamRia membaca sedikit tulisan tentang peralatan yang digunakan pada tahun baru masehi di https://www.facebook.com/ummu.mumtaz.7140/posts/157436068363936?notif_id=1514878743172734&notif_t=nf_share_story&ref=notif

Disana, ada hadist Rasulullah yang berbunyi: artinya:
“Dari Abu ‘Umair bin Anas dari bibinya yang termasuk shahabiyah anshor, “Nabi memikirkan bagaimana cara mengumpulkan orang untuk shalat berjamaah. Ada beberapa orang yang memberikan usulan. Yang pertama mengatakan, ‘Kibarkanlah bendera ketika waktu shalat tiba. Jika orang-orang melihat ada bendera yang berkibar maka mereka akan saling memberi tahukan tibanya waktu shalat. Namun Nabi tidak menyetujuinya. Orang kedua mengusulkan agar memakai terompet. Nabipun tidak setuju, beliau bersabda, ‘Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi.’ Orang ketiga mengusulkan agar memakai lonceng. Nabi berkomentar, ‘Itu adalah perilaku Nasrani.’ Setelah kejadian tersebut, Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi pulang dalam kondisi memikirkan agar yang dipikirkan Nabi. Dalam tidurnya, beliau diajari cara beradzan.” (HR. Abu Daud, shahih)” .

Dan juga Tahun baru Islam ada pada bulan2 sebelumnya.

Dari hadist dan keterangan di atas maka CafetaIslamRia mengambil suatu hukum dengan melihat adanya terompet dan kebiasaan atau berbagai aktifitas yang campur baur antara laki-laki dan perempuan yang berasal dari Yahudi/ nasrani maka hukum merayakan tahun baru masehi adalah haram.
Sehingga tidak dibolehkan bagi kaum muslimin untuk merayakannya.

Semoga CafetaIslamRia bermanfaat  dan menjadi pintu hidayah hingga kita tidak tersesat di dalam jalan yang lurus.
Semoga Allah senantiasa meng-istiqamahkan dan membuat kita  memiliki kepribadian islam yakni memiliki pola pikir dan pola sikap yang islam.

Amin ya Rabb...
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
Wallahua’lambishawab.

By
NR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Stop Membebek !!! Valentine Day, Bukan Hari Raya Islam & Bukan Pula Budaya Islam

Tanggal 14 Februari merupakan sebuah momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat dunia pada saat ini. Walhasil, tanggal 14 Februar...